Pengertian Startup

Standard

Dalam banyak kesempatan, dunia teknologi kerapkali menyebutkan istilah ‘startup’ yang bisa jadi sulit ditemukan padanan katanya dalam bahasa Indonesia. Banyak pihak mengartikannya sebagai perusahaan kecil yang tumbuh pesat dalam waktu singkat, perusahaan yang diakusisi perusahaan besar, ataupun perusahaan dengan jumlah karyawan kecil.

Tentu ada banyak pendapat mengenai pengertian startup, bahkan bagi penutur asli bahasa Inggris. Sejumlah perusahaan besar bahkan dengan mudah menamai dirinya sebagai startup meski sebenarnya mereka bukanlah startup.

Apakah Uber yang memiliki banyak armada taksi di berbagai negara bisa disebut sebagai startup? Bukan. Lalu, apakah usaha rumahan di garasi yang dikerjakan dengan menggandeng para tentangga juga merupakan startup? Bukan. Bagaimana dengan sebuah perusahaan teknologi yang didirikan oleh anak SMP namun mampu menghasilkan hampir setengah juta dollar dalam beberapa bulan saja? Ya, itulah startup!

Jadi, apa sebenarnya pengertian startup?

Alex Wilhelm dari Techcrunch mencoba memberikan definisi dan gambaran yang cukup mudah dimengerti mengenai startup. Menurutnya, sebuah rumusan 50, 100 dan 500 bisa dijadikan acuan untuk mendefinisikan sebuah startup.

Jika sebuah perusahaan memenuhi aturan di bawah ini, dan ada perusahaan teknologi lain yang ngotot mengakusisinya, atau berusaha menghindari IPO alias melantai di bursa saham maka perusahaan itu bisa disebut startup:

– $50, rata-rata penghasilan (12 bulan ke depan)
– 100 atau lebih karyawan
– $500 juta atau lebih, nilai perusahaan di atas kertas

Jadi, jika perusahaan yang Anda pimpin saat ini bernilai $499 juta, punya 99 pegawai, sementara rata-rata penghasilan hingga 12 bulan mendatang adalah $49 juta, maka bisa disebut Anda memimpin sebuah startup.

Bagaimana dengan Xiaomi ataupun Uber yang baru berumur beberapa tahun dan menghasilkan uang begitu banyak? Menurut Alex, kedua perusahaan tersbut bukanlah startup, melainkan Unicorn. Unicorn adalah perusahaan teknologi yang muncul setelah tahun 2010, modal didapat dari pinjaman bunga ringan dan tidak ingin melantai di bursa saham, sementara di atas kertas nilai perusahaan itu mencapai miliaran dollar atau lebih.

Nah, dengan penjelasan di atas, diharapkan Anda bisa memilah mana perusahaan teknologi yang merupakan startup atau yang hanya mengaku-ngaku sebagai startup 😀

Source

One thought on “Pengertian Startup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s