5 Hal tentang Jailbreak iOS

Standard

Di suatu siang yang terik beberapa waktu lalu masuklah sebuah pertanyaan ke tab mention @RendyPradhana yang bertanya “Memang setiap iPad yang baru dibeli harus dijailbreak dulu?” Saat itu kami baru sadar bahwa jailbreak (dan rooting pada Android) sudah bukan lagi istilah teknis yang diketahui segelintir orang namun sudah menjadi sesuatu hal yang lumrah bagi kebanyakan orang awam.

Bagi kebanyakan orang, jailbreak diartikan secara sesederhana sebagai cara memperoleh aplikasi berbayar dengan gratis sepuasnya alias membajak. Pemikiran tersebut tidak sepenuhnya salah namun jailbreak memiliki arti yang lebih dalam dari itu. Berikut 5 hal yang harus Gadgeteers tahu tentang jailbreak sebelum melakukannya :

1) Jenis-jenis jailbreak

a) Tethered Jailbreak
Jenis jailbreak ini mengharuskan pengguna untuk menghubungkan perangkat iOS (iPad/iPhone/iPod Touch) yang telah dijailbreaknya ke komputer/laptop setiap kali mereka restart atau menyalakan ulang.

b) Untethered Jailbreak
Dengan untethered jailbreak, pengguna tidak perlu menghubungkan perangkat iOS yang telah dijailbreaknya ke komputer/laptop setiap kali mereka menyalakan ulang perangkat iOS mereka. Karena kepraktisannya, jenis jailbreak ini lebih populer dibandingkan dengan Tethered Jailbreak.

2) Fungsi jailbreak

Fungsi jailbreak sejatinya adalah membuka batasan-batasan yang dibuat oleh Apple terhadap sistem operasi iOS. Jailbreak memungkinkan pengguna untuk mengakses root pada perangkat iOS mereka dan mengunduh aplikasi atau themes yang tidak tersedia di Apple App Store resmi.

3) Legalitas jailbreak

Legalitas jailbreak berbeda di setiap negara. Jailbreak di Amerika Serikat, Singapore dan India adalah legal selama tidak melanggar hak cipta. Sementara di Kanada, jailbreak dianggap illegal. Sejauh ini kami belum menemukan peraturan hukum di Indonesia yang mengatur tentang jailbreak.

4) Garansi perangkat setelah jailbreak

Setiap perangkat iOS yang dijailbreak garansinya akan dianggap hilang oleh Apple namun dengan menghapus jailbreak tersebut atau melakukan update versi OS atau melakukan factory reset, garansi akan kembali normal.

5) Kestabilan sistem setelah jailbreak

Sama seperti penggunaan aplikasi bajakan pada komputer/laptop, jailbreak berpotensi mengakibatkan ketidakstabilan sistem (baca: crash), umur baterai yang lebih pendek dan lubang keamanan pada perangkat iOS tersebut.

Source

One thought on “5 Hal tentang Jailbreak iOS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s