Sejarah Perangkat Andalan Google, NEXUS

Standard
Sebuah kilas balik dari semua referensi hardware oleh pengembang Android Google. Dari Nexus One sampai Nexus 10: sejarah singkat perangkat-perangkat andalan Google.
Pada tahun 2008, Google bergabung pada dunia mobile melalui handset G1 T-Mobile. Awalnya memiliki brand sebagai HTC Dream, ponsel Android pertama Google yang berpredikat sebagai perintis dari berbagai jenis perangkat yang akan menerima pembaruan perangkat lunak tepat waktu secara gratis, hampir semuamya dijual di bawah bendera Google Nexus.
Jajaran perangkat Nexus sejak diperluas meliputi tablet dan handset dari berbagai ukuran, dan sekali atau dua kali dalam satu tahun tim Google dengan salah satu mitranya memperkenalkan perangkat baru, yang menampilkan versi baru Android. Setiap ponsel dapat dilihat sebagai sesuatu yang menarik mengenai evolusi Android tahun demi tahun sejalan dengan divisi mobile perusahaan yang terus tumbuh dan perangkat keras yang menjlankan Android terus mengalami perubahan dan perbaikan. Semua perangkat Nexus telah memainkan peran penting dalam sejarah Android dengan memperkenalkan perangkat lunak serta standar dalam hardware secara kontinyu, rumor yang berkembang selama berbulan-bulan dan berakhir di antara konferensi-konferensi para pengembang dan pengumuman Google yang mengejutkan.

Dalam semangat minggu-minggu konferensi para pengembang I/O Google , mari kita menyimak kilas balik beberapa perangkat tersebut untuk melihat bagaimana mereka membantu meningkatkan jangkauan antara kalangan para pengguna smartphone Google dan para pengembang aplikasi. Kita akan melihat perangkat yang telah diluncurkan dalam beberapa tahun terakhir serta secara singkat menyentuh perangkat produk masa depan mereka juga.

Nexus One

[Image: Google-Phone-Nexus-One.jpg]

Suksesor handset G1 original, brand telepon resmi merek “Nexus” Yang pertama. Dirilis pada bulan Januari 2010, Nexus One yang merupakan join kerjasama dengan HTC yang memiliki spesifikasi yang sangat mengesankan saat itu, seperti prosesor Qualcomm Scorpion 1GHz dengan GPU Adreno 200 dan RAM 512MB, juga memiliki layar AMOLED, 5MP kamera belakang, dan trackball yang memungkinkan pengguna untuk menelusuri konten tanpa harus menyentuh layar. Nexus One termasuk Android 2.1 Eclair out of the box (out of the box = software yang bekerja instan setelah instalasi, tanpa perlu konfigurasi), dan segera diperbaharui dengan Android 2.2 Froyo (handset pertama yang menerima update) dan Android 2.3 Gingerbread.

Review awal memuji kemampuan multitasking oleh Android , setting beberapa akun Gmail, dan fungsi suara menjadi teks (voice-to-text) pada sistem operasinya. Tapi ia tidak lepas dari masalah: setelah mengalami update dengan 2.3.3 Gingerbread , pengguna mengeluhkan baterai pada nexus One tidak cukup untuk menangani konsumsi daya pada idle di perangkat lunaknya. Update software juga menyebabkan masalah yang tidak terpecahkan untuk aplikasi Google Voice pada beberapa handset Nexus One. Perangkat dihentikan pada 19 Juli 2010, dan Google akhirnya menghentikan dukungan untuk handset yang ada karena GPU Adreno 200 tidak bisa mengikuti akselerasi engine 2D pada Android 4.0 Ice Cream Sandwich.

Nexus S

[Image: thumb_550_sprint-android-nexus-s-4g.jpg]

Ponsel Nexus berikutnya diproduksi oleh Samsung dan diluncurkan pada bulan Desember 2010 untuk membantu mempromosikan Android 2.3 Gingerbread. Berbeda dengan Nexus One, yang dijual langsung kepada pengguna melalui website Google, mereka yang tertarik bisa mengambil Nexus S melalui mitra ritel seperti Best Buy. Handset ini berukuran sedikit lebih besar dari pendahulunya dan memiliki prosesor single-core ARM Cortex-A8 1GHz, GPU PowerVR SGX 540 clock in 200MHz, dan RAM 512MB. Nexus S juga bisa digunakan sebagai Wi-Fi hotspot dan merupakan ponsel Android pertama yang memiliki chip NFC. Trackball juga di hilangkan demi mendukung gaya, layar kaca curve yang dijelaskan Google sebagai “Contour Display.”

Nexus S tidak menghasilkan nilai penjualan yang besar pada awalnya, menurut Android Central, sampai enam bulan setelah kedatangannya saat Google memperkenalkan sebuah versinya pada Sprint dengan kemampuan data WIMAX. Namun, beberapa pengguna mengeluhkan mengenai fakta bahwa perangkat tidak memiliki slot ekspansi, prosesor yang sedikit ketinggalan pada saat itu, serta tidak memiliki fitur 4G atau dukungan HSPA+.

Update Android terakhir yang tersedia bagi Nexus S adalah Android 4.1, versi pertama Jelly Bean, yang diperkenalkan pada tahun lalu oleh Google I/O.

Motorola Xoom

[Image: motorola-xoom-wi-fi-jelly.jpg]

Xoom merupakan “Perangkat Experience Google” yang dikembangkan oleh pre-akuisisi Motorola dalam kemitraan dengan Google dan (untuk sementara waktu) menerima akses cepat untuk update Android. Ini merupakan perangkat utama untuk Android 3.0 Honeycomb, tablet versi pertama dengan sistem operasi, dan Google terus mendukungnya melalui rilis Android 4.1 tahun lalu.

Motorola Xoom diperkenalkan oleh perusahaan pada CES 2011 dan bernasib relatif baik di kalangan para reviewer, namun terdapat fakta mengenai aplikasi yang belum kompatibel dengan Honeycomb serta ukuran layar Xoom yang sedikit lebih besar dari yang diinginkan, dan software Honeycomb sendiri diperlukan sedikit waktu ekstra untuk pemanasan. Ada juga beberapa hal yang membuat frustrasi, yakni mengenai grafis dan rendering videonya menurut review perangkat oleh PC World.

Galaxy Nexus

[Image: samsung-galaxy-nexus-2-650x0-640x539.jpg]

Pada bulan November 2011, pangsa pasar Android telah mengalami peningkatan. Pada saat itu, 57 persen dari pembelian adalah handset Android, dengan Samsung Galaxy S II memegang salah satu tempat teratas bersama Galaxy S 4G.

Galaxy Nexus, juga diproduksi oleh Samsung, melakukan debutnya pada musim dingin. Di dalamnya, merupakan jajaran perangkat nexus pertama dengan chip dual-core, sebuah prosesor OMAP 4 SoC dual-core 1.2GHz dari Texas Instruments, dan RAM 1GB. Hadir dengan Android 4.0 Ice Cream Sandwich, termasuk dukungan bagi MHL melalui port micro-USB-nya, yang memungkinkan pengguna untuk menghasilkan output video 1080p pada HDTV. Versi baru Android yang memungkinkan Galaxy Nexus untuk menghilangkan tombol navigasi fisik. Sebaliknya, menggunakan key perangkat lunak on-screen .

Review awal mengutip mengenai umur baterai yang sedang-sedang saja, namun Google terus mendukung telepon ini melalui Android versi 4.2.2, versi terbaru saat tulisan ini di buat.

Nexus 7

[Image: 32GB-Nexus-7-in-Stock-at-Retailers-Could...40x351.jpg]

Xoom adalah Perangkat Google experience yang baku, tetapi tablet 7 inci oleh Asus ini merupakan tablet pertama yang mengusung merek Nexus. Nexus 7 membawa Android pada perangkat dengan faktor bentuk (ukuran layar) 7 inci (yang dipelopori oleh Samsung Galaxy Tab) dan dipopulerkan oleh Amazon Kindle Fire (yang menjalankan Android tetapi melayani untuk lebih ke arah ekosistem Amazon). Perangkat yang ramah bagi dompet anda dengan harga mulai dari $ 199, dan masih merupakan harga pembelian yang termurah bagi keluarga Nexus.

Tablet dilengkapi dengan prosesor quad-core Nvidia Tegra 3, 1,2 GHz, memori 1GB, dan kamera depan. Sebelumnya terbatas hanya dengan penyimpanan 8 atau 16GB, meskipun Google telah menghentikan versi 8GB-nya pada bulan Oktober tahun lalu, dan meluncurkan versi terbaru dengan penyimpanan 32GB (dan sebuah versi selular-enabled).

Nexus Q

[Image: art-Nexus-Q-630x430-620x349.jpg]

Nexus Q bukanlah merupakan sebuah smartphone atau tablet, tetapi ia merupakan perangkat-pada satu titik yang tersendiri. Ide di balik Q adalah perangkat media-streaming yang akan bertindak sebagai jembatan antara Android dan ruang tamu Anda. ia dapat dihubungkan dengan HDTV atau sistem stereo dan memutar musik atau konten video melalui Google Play, dan menjalankan versi kustom Android berbasis Android 4.0 Ice Cream Sandwich.

Meskipun Google disebut-sebut berusaha keras pada konferensi I/O tahun lalu, ia mengalami delay karena mendapatkan respon negatif dari para penggunanya. Banyak yang mengeluhkan mengenai tidak adanya fitur-fitur yang biasa terdapat pada perangkat produk para pesaing. Google mengirimkan perangkat secara gratis kepada mereka yang memiliki pre-order, dan akhirnya menghilang dari Google Play store. kemungkinan kita tidak akan pernah mendengar mengenai perangkat ini lagi.

Nexus 4

[Image: nexus-4-press-shot1.jpg]

Setelah semburan rumor membanjiri Internet, Nexus 4 produk LG akhirnya memulai debutnya di akhir tahun 2012. Sebagai handset Nexus saat ini, didorong dengan prosesor quad-core Qualcomm Snapdragon S4 Pro SoC 1.5GHz, GPU Adreno 320 dan RAM 2GB. Juga merupakan handset pertama yang hadir dengan Android 4.2 Jelly Bean langsung dari kotaknya.

Nexus 4 diluncurkan dengan beberapa masalah. Dengan cepat terjual habis pada saat peluncurannya dan perangkat baru tidak datang tepat waktu karena kekacauan pada pabrikan. Managing Director Google untuk Inggris dan Irlandia, Dan Cobley bahkan meminta maaf atas kekurangan nyamanan ini melalui akun Google+ nya, menyatakan bahwa akibat pasokan yang tidak menentu serta langka, turut berkontribusi terhadap keterlambatan pengiriman handset. Sebulan kemudian, LG berbicara, bersikeras bahwa tidak ada masalah dengan rantai pasokan bagi Nexus 4.

Ada juga masalah hardware pada Nexus 4. Chassis perangkat yang tertutupi seluruhnya oleh Corning Gorilla Glass 2, beberapa pengguna mengeluh, bahwa hal ini akan membuatnya menjadi sangat rentan terhadap goresan dan keretakan. Perangkat ini juga menghasilkan panas yang tinggi, yang menjadi catatan mengenai fakta, bahwa ia tidak memiliki pengaturan manajemen daya seperti yang terdapat pada LG Optimus G, smartphone yang merupakan saudara dari Nexus 4. Banyak yang kecewa dengan tidak adanya konektivitas LTE pada smartphone, meskipun rumor terbaru menunjukkan bahwa Google dapat mendongkraknya melalui varian CDMA dan LTE-kompatibel melalui konferensi para pengembang minggu ini.

Nexus 10

[Image: n10-product-hero-640x472.png]

Tidak puas membatasi diri dengan perangkat 7-inci, Google mengumumkan tablet Nexus 10 inci yang pertama dalam kemitraannya dengan Samsung, di samping Nexus 4 dan Nexus 7 32GB. Seperti halnya pada Nexus 4, ia menjalankan OS Android 4.2 Jelly Bean, tetapi memiliki prosesor Samsung Exynos 5250 ARM Cortex-A15 dual-core 1.7GHz, layar 10,1 inci 300 ppi, yang menampilkan lebih banyak ppi (pixel per inch) dibandingkan dengan iPad Retina, tapi kami melihat bahwa pada sudut pandang dan warna layarnya tidak terlalu baik. Kurangnya kapasitas penyimpanan tambahan (dan di semua perangkat Nexus), menggangu bagi mereka yang ingin memiliki pengalaman dengan perangkat Android, tetapi tidak ingin merasa dibatasi dengan kapasitas penyimpanan.

Nexus 5

Nexus 5 adalah telepon pintar yang dikembangkan oleh Google dan LG Electronics yang menggunakan sistem operasi Android. Sebagai penerus Nexus 4, Nexus 5 adalah perangkat kelima dalam seri Google Nexus, rangkaian perangkat Android yang dipasarkan oleh Google, dan dikembangkan bersama mitra produsen ponsel. Nexus 5 diumumkan pada tanggal 31 Oktober 2013, dan dirilis pada hari yang sama untuk pembelian di Google Play di negara tertentu.Perangkat keras pada Nexus 5 serupa dengan yang dimiliki oleh LG G2, dengan Snapdragon 800 SoC, dan layar 1080p 4.95-inci. Nexus 5 juga menjadi perangkat pertama yang menggunakan Android 4.4 KitKat.

Masa Depan Nexus

Mungkin kita harus mengekang harapan kita mengenai berita terbaru, langsung dari kepala Android yang baru, Sundar Pichai, yang mengatakan bahwa Google I/O akan memiliki porsi yang sedikit mengenai peluncuran produk baru dan lebih kepada membantu para pengembang untuk benar-benar mengembangkan Android (dan OS Chrome). Tetapi Ini tidak menghentikan spekulasi mengenai perangkat keras baru, tapi mungkin bahwa pengumuman Google akan lebih kepada fitur dan update tambahan bagi perangkat keras daripada mendorong sepenuhnya untuk produk baru.

Source

Advertisements

5 thoughts on “Sejarah Perangkat Andalan Google, NEXUS

  1. mas.. mau nanya?
    sya coba update os dari 4.4.2 ke 4.4.3 tpi setelah selesai donlod to hp langsung restart ke twrp dan ada bbrpa pilihan mebu reebot dan antaranya reebot to system saya pilih yg reebot to power, setelah di hidupkan kembali ttp aja os saya 4.4.2

    knp yah ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s