Bahaya Meningkatkan RAM di Android

Standard

Sebelumnya mari kita ulas mengenai overclocking Android. Overclocking Android (atau overclock saja) merupakan sebuah teknik meningkatkan kinerja prosesor inti ke beberapa tingkatan yang lebih tinggi (meskipun tidak sampai berlipat-lipat) misalkan dari 600MHz ditingkatkan sampai dengan 850MHz atau dari 1GHz naik ke angka 1,5GHz. Biasanya tiap-tiap jenis ponsel Android memiliki kapasitas yang berbeda-beda dan jenis prosesornya pun berbeda-beda pula. Tidak bisa dari 600MHz dinaikkan ke 2GHz. Selain tergantung dari jenis prosesor juga tergantung dari kernel Android tersebut.

Sudah umum kita mengasumsikan jika semakin tinggi clock sebuah prosesor Android maka semakin kencang pula kinerja prosesornya. Bandingkan laptop yang memakai prosesor Intel Inside dengan yang ber-prosesor Intel Core i7. Mana yang lebih cepat? Dengan dinaikkannya clock prosesor Android maka diharapkan performa Android tersebut juga akan naik perlahan tapi pasti.
Tapi yakinlah bahwa sebuah vendor smartphone tidak serta merta memberi suatu spesifikasi Android tanpa ada perhitungan dan pertimbangan. Dengan kita mengasumsikan semakin tinggi clock prosesor Android akan semakin cepat performa handheld, itu salah. Justru ketidak-seimbangan performa yang sebetulnya terjadi (karena biasanya setelah clock prosesor Android dinaikkan akan terjadi peningkatan performa kata sebagian orang). Saya pribadi merasakan setelah saya lakukan overclocking, handphone jadi lebih cepat panas dan kemampuan scrollingnya menurun.

Bahaya Meningkatkan RAM di Android

Itu tadi soal overclocking Android. Bagaimana dengan meningkatkan RAM di Android? Silahkan dicatat, sebetulnya Android tidak bisa ditingkatkan RAM internal nya. RAM internal Android juga tidak bisa diganti. Mungkin ada beberapa teknik yang bisa disebut / benar-benar disebut meningkatkan RAM Android yaitu dengan metode SWAP dan dengan metode ZRAM.

Bahayanya? Jika dilihat dari dua metode yang saya sebut diatas, metode SWAP memanfaatkan kemampuan memori eksternal untuk dijadikan virtual memory (anggap saja RAM pendukung). Kelemahannya disinyalir bisa membuat umur SDCard anda berkurang. Metode kedua metode ZRAM, ZRAM memangkas sebagian besar kapasitas memori internal untuk dijadikan virtual memory. Hasilnya, jika anda lihat free memory anda, jika ukuran maksimalnya katakan 500MB maka bila dipangkas oleh ZRAM, free RAM nya tidak akan pernah bisa mencapai 500MB. Tapi itu bukan merupakan suatu masalah karena tidak ada efek negatif dari kedua metode diatas. Jadi selama ini hanya virtual memory yang bisa dikatakan benar-benar menambah RAM di Android.

Sudah ada titik terang untuk permasalah diatas? πŸ™‚

Source

Advertisements

18 thoughts on “Bahaya Meningkatkan RAM di Android

  1. manto

    Gan… saya udah baca tutorial swap zram max-unya tp ditulis disitu khusus ics.. bwt jb bisa gak?? Makasih sblmnya.. πŸ™‚

  2. ramnitclara

    mas rendy,,mau tanya kalo misalnya hardware diganti apa mungkin?
    maksud saya chip ramnya diganti sama yg lebih besar kapasitasnya..

  3. Gan mau numpang nanya soal postingan diatas. Jadi kesimpulannya yang paling aman untuk menambah ram dengan cara yang mana?

  4. herman

    gan mw nnya. .
    saya uda coba semua utk oprek andromax i saya.
    nah yg mw saya tnyakan mas rendy ada link utk costum kernel andromax i nggak..lw ada tlong comeent ea mas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s