100 Alasan Kenapa iPhone 5S Belum Bisa Mengalahkan Android

Standard

Berikut ini adalah alasan kenapa iOS (iPhone 5) belum bisa mengalahkan Android. Jangan lupa share artikel ini ke jejaring sosial, email dan lain-lain agar lainnya segera mencicipi Android.

Oprek Android

  1. Aplikasi yang terintegrasi dengan sistem operasi
  2. Tidak dapat mengatur aplikasi bawaan
  3. Tidak terdapat NFC
  4. Google Now (dengan dukungan notifikasi card UI)
  5. Resolusi HD
  6. Widget
  7. Dual pengguna
  8. Keyboard pengganti (Smartkeyboard, GO Keyboard, Swifkey, Swype, dll)
  9. Photosphere (panorama) – tanpa aplikasi pihak ketiga
  10. Port USB atau USB OTG
  11. Menggunakan mouse melalui koneksi Bluetooth
  12. Aplikasi Floating windows untuk desktop seperti multitasking
  13. Mengganti launcher
  14. Aplikasi yang diizinkan untuk mengatur sentuhan
  15. Adblock
  16. Melihat penggunaan data Internet. Mengatur minimal dan mekasimal penggunaan data
  17. Melihat penggunaan konsumsi baterai.
  18. Banyaknya aplikasi untuk monitoring sistem seperti wakelock
  19. VPN Proxy untuk privasi dan bypass koneksi yang diblock
  20. Aplikasi keamanan seperti Cerberus and anti thieft. Aplikasi ini dapat memfoto maling jika salah menggunakan lockscreen.
  21. Shortcut launcher untuk aplikasi. Contohnya Evernote. Bukan hanya sekedar shortcut untuk bookmark
  22. Jadikan perangkat android sebagai server: DLNA, DNS, Email, FTP, IRC, Proxy, SMB, SMS, SSH, Web, WebDav, XMPP Server (Server Ultimate)
  23. Android dapat berjalan dengan devices lainnya: USB Stick pada komputer, laptop (Acer, Asus, Samsung, dll), Kamera, TV, Google Glass, Smartwatch, Game Konsol.
  24. Menjalankan Ubuntu
  25. Menjalankan emulator-emulator terkenal (PSX, Arcade (ding-dong),dll)
  26. Menjalankan aplikasi untuk maintenance sistem contohnya CCleaner
  27. Mengganti profil berdasarkan situasi dan lokasi
  28. Mengganti desktop berdasarkan situasi
  29. Kemampuan untuk backup dan restore aplikasi
  30. Bluetooth transfer untuk device lainnya selain Android
  31. Kemampuan untuk mengirim sinyal BT untuk digunakan device lainnya (Untuk BT Thetering data internet atau akses file)
  32. Kemampuan untuk menetapkan perintah ke telepon ketika status telepon terdeteksi. contohnya tingkat cahaya, orientasi, sensor jarak, dll
  33. Kemampuan untuk mengganti ekstensi file
  34. Pasangan dan menggunakan perangkat GPS eksternal dengan ponsel android
  35. Mengizinkan aplikasi untuk mengganti folder download
  36. iPhone tidak ada penyimpanan removable
  37. iPhone baterai tidak bisa dilepas dengan mudah
  38. Menggunakan perangkat sebagai USB Storage tanpa iTunes
  39. Multiple akun Gmail dalam satu perangkat
  40. Flash custom ROM – Gak butuh root jika devices oprekers adalah Oppo N1
  41. Smart app protector – Oprekers dapat mengatur password di tap aplikasi
  42. AIDE – terintergrasi dengan sistem aplikasi pengembang. Oprekers dapat membangun aplikasi di Android langsung
  43. Menonaktifkan background data per aplikasi
  44. Mendukung 6 lockscreen yang berbeda – termasuk tanpa lockscreen
  45. Miracast
  46. DLNA
  47. Melihat detail storage yang digunakan – seperti penggunaan disk
  48. Mengubah lebar ukuran font/huruf
  49. Hampir selalu memiliki aplikasi yang sama yang tersedia pada ponsel dan tablet
  50. Terdapat FM Radio (HTC One, Oppo R819, dll)
  51. Kemampuan untuk mengganti ikon sistem
  52. Face Unlock
  53. Multi Picture Wallpaper
  54. Kemampuan untuk menyembunyikan aplikasi (Tidak butuh root)
  55. Menjalankan Adobe flash di website
  56. Voice control (Menggunakan aplikasi Voice atau tasker)
  57. Menjadikan remote TV (IR Blaster)
  58. Air gesture (Samsung)
  59. Google Wallet (Amerika)
  60. Download file apapun di devices Android oprekers
  61. Ngoprek bikin bahagia
  62. Tidak dapat mengganti tema. Semua iPhone terlihat sama.
  63. Memilih fitur
  64. Boom Sound atau dual speaker (HTC)
  65. Thermometer
  66. Barometer
  67. Tombol back. Tanpa nya, untuk mengganti ke aplikasi sebelumnya membutuhkan 2 langkah
  68. iPhone gak ada aplikasi dewasa
  69. Wifi direct
  70. iPhone gak ada Wireless Charging
  71. Selalu mendengar (Moto X/Auto Voice)
  72. Peluncuran aplikasi dari dock seperti pada Mac OS (dock4droid). Hal ini akan membingungkan fanboys karena merupakan fitur bahwa Apple tidak di iOS
  73. Install Cafetaine seperti utilitas pada Mac yang sangat populer
  74. Swipestarter – launcher paling efesien
  75. Pencarian sentuhan
  76. Aplikasi Google Now membantu kemudahan sehari-hari: rute, cuaca, pertandingan olahraga, berita, foto daerah terdekat, jadwal penerbangan, dll
  77. Secara mudah mengubah home screen – satu home screen untuk berkerja dan lainnya untuk bermain
  78. Kostumisasi notifikasi LED
  79. Menkoneksi LAN Workgrup. Meyalin file bolak balik tanpa perlu iTunes
  80. Streaming film dan musik dari drive yang disharing
  81. Komunitas yang besar (XDA, RootWiki, Kaskus, OprekAndroid, Android Indonesia, dll)
  82. Ukuran spesifikasi hardware yang berbeda. Menyesuaikan sesuai dengan selera
  83. iPhone tidak dapat mengatur batas data kuota mobile (Inilah alasannya kenapa mereka membayar lebih)
  84. HDMI output
  85. iPhone gak bisa refund klo membeli aplikasi. Di Android ada masa waktu 15 menit.
  86. install aplikasi yang dikirim dari web Play Store yang ada di desktop
  87. Voice Actions
  88. Boot melalui safe mode
  89. Menonaktifkan proses background data pada starup tanpa root
  90. Mengubah/memindahkan/menyalin file dari satu direktori ke yang lain
  91. Mudah beralih dari satu browser yang lain tanpa menyalin dan menyisipkan
  92. Backup file lokal dengan versi yang tersedia bukan hanya yang sekarang dan sebelumnya. Misalnya: Saya memiliki 10 versi yang berbeda dari peta Google dan saya dapat memutar kembali ke salah satu dari file backup tersebut.
  93. Kontrol layar kunci bila koneksi bluetooth terdeteksi. Contoh nya pada Pebble Locker
  94. Melakukan tugas tergantung pada kekuatan medan magnet. Ini sangat efektif untuk meniru fitur NFC. Misalnya: Membuka aplikasi (Caar Mode Ultra) dengan membaca dan menempel strip magnetik pada mobil yang meningkat
  95. Membuat Siri sendiri (Autovoice + Tasker)
  96. Menjalankan Script Shell
  97. Gunakan telepon sebagai GPS eksternal untuk tablet android yang tidak memiliki GPS
  98. Install update aplikasi tidak perlu mengunduh semua bagian dari APK. Cukup file update nya saja
  99. Kemampuan untuk mengontrol perangkat Android lainnya (AutoRemote)
  100. Pengguna iOS tidak dapat menikmati KitKat

Sumber The Droid Effect

Advertisements

8 thoughts on “100 Alasan Kenapa iPhone 5S Belum Bisa Mengalahkan Android

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s